Struktur Ideal Aim dalam Artikel Ilmiah
Dalam penulisan artikel ilmiah, bagian aim of the study merupakan salah satu komponen paling penting dalam introduction. Aim menjelaskan secara eksplisit apa yang ingin diteliti oleh penulis dan bagaimana penelitian tersebut menjawab kesenjangan penelitian (research gap). Tanpa pernyataan aim yang jelas, pembaca, editor, maupun reviewer akan kesulitan memahami arah penelitian yang dilakukan.
Apa Itu Aim dalam Artikel Ilmiah?
Aim of the study adalah pernyataan yang menjelaskan tujuan utama penelitian. Aim menjawab pertanyaan sederhana tetapi sangat penting: apa yang ingin diketahui atau dianalisis oleh penelitian ini?
Aim biasanya muncul di bagian akhir introduction setelah penulis menjelaskan latar belakang penelitian, pentingnya topik yang dibahas, serta kesenjangan penelitian yang ada.
Dengan kata lain, aim merupakan jawaban langsung terhadap research gap yang telah diidentifikasi sebelumnya. Jika research gap menjelaskan apa yang belum diteliti, maka aim menjelaskan apa yang akan diteliti untuk mengisi kekosongan tersebut.
Sebagai contoh, jika penelitian sebelumnya belum membahas pengaruh penggunaan teknologi AI terhadap keterlibatan kognitif mahasiswa, maka aim penelitian dapat difokuskan untuk menyelidiki hubungan tersebut.
Mengapa Aim Penting dalam Artikel Ilmiah?
Aim memiliki beberapa fungsi penting dalam struktur artikel ilmiah. Pertama, aim membantu pembaca memahami fokus utama penelitian. Dengan membaca aim, pembaca dapat langsung mengetahui variabel apa yang diteliti, siapa subjek penelitian, dan dalam konteks apa penelitian tersebut dilakukan.
Kedua, aim membantu menjaga konsistensi penelitian. Aim yang jelas akan membantu penulis memastikan bahwa seluruh bagian penelitian, termasuk metode, hasil, dan diskusi, tetap selaras dengan tujuan penelitian yang telah ditetapkan.
Ketiga, aim juga membantu editor dan reviewer menilai kualitas penelitian. Pernyataan aim yang jelas menunjukkan bahwa penelitian memiliki arah yang terstruktur dan tidak dilakukan secara acak.
Karena itu, aim tidak boleh ditulis secara samar atau terlalu umum. Pernyataan aim harus spesifik, jelas, dan mudah dipahami.
Struktur Ideal Aim dalam Artikel Ilmiah
Aim biasanya mengikuti struktur yang sederhana tetapi sangat sistematis. Salah satu formula yang sering digunakan adalah sebagai berikut:
This study aims to + VERB + WHAT + WHO + WHERE (+ optional HOW)
Struktur ini membantu penulis memastikan bahwa tujuan penelitian ditulis secara lengkap dan jelas.
1. Verb (kata kerja penelitian)
Bagian pertama dari aim adalah kata kerja yang menunjukkan aktivitas penelitian. Beberapa kata kerja yang sering digunakan antara lain:
-
investigate
-
examine
-
explore
-
analyze
-
evaluate
Kata kerja ini menunjukkan jenis aktivitas ilmiah yang dilakukan dalam penelitian. Ketika Anda ingin memilih kata kerja untuk aim, usahakan lihat pada level Bloom Taxonomy (semakin tinggi tingkatan kata, maka semakin bagus).
2. What (apa yang diteliti)
Bagian ini menjelaskan fenomena atau variabel utama yang menjadi fokus penelitian. Variabel ini harus sesuai dengan research gap yang telah dijelaskan sebelumnya.
Sebagai contoh:
-
AI-assisted writing tools
-
student motivation
-
language learning strategies
-
critical thinking skills
3. Who (siapa subjek penelitian)
Aim juga perlu menjelaskan siapa yang menjadi partisipan atau subjek penelitian. Informasi ini membantu memperjelas konteks penelitian.
Contohnya:
-
university students
-
EFL learners
-
teachers
-
undergraduate students
4. Where (konteks penelitian)
Selain subjek penelitian, aim juga perlu menjelaskan konteks penelitian. Konteks ini dapat berupa lingkungan pendidikan, institusi, atau situasi tertentu.
Contohnya:
-
in higher education
-
in EFL classrooms
-
in academic writing courses
5. Optional: How (opsional)
Dalam beberapa kasus, penulis juga dapat menambahkan pendekatan penelitian yang digunakan. Namun, bagian ini bersifat opsional dan biasanya dijelaskan lebih rinci dalam bagian metodologi.
Contoh aim dalam artikel ilmiah
Berikut adalah contoh aim yang ditulis dengan struktur yang jelas:
This study aims to investigate how AI-assisted writing tools influence students’ cognitive engagement and writing autonomy in an EFL academic writing context.
Kalimat tersebut sudah memenuhi beberapa elemen penting dalam aim penelitian, yaitu:
-
Verb: investigate
-
What: AI-assisted writing tools
-
Who: students
-
Where: EFL academic writing context
Dengan struktur ini, pembaca dapat langsung memahami tujuan penelitian secara jelas.